Traveling ke Taiwan dengan Visa Schengen

Membaca judul di atas, mungkin kalian akan bertanya-tanya. Bagaimana bisa traveling ke Taiwan dengan berbekal visa Schengen? Taiwan kan bukan negara Eropa yang menandatangani perjanjian Schengen? Yup, benar. Taiwan berada di Asia dan tidak masuk dalam perjanjian Schengen.

Tapi jangan salah, Taiwan salah satu negara yang memberikan kemudahan bagi traveler yang ingin berkunjung atau wisata ke sana. Dan pemegang paspor Indonesia salah satu yang mendapatkan keistimewaan itu. Cukup memiliki visa Schengen, kita sudah bisa traveling ke Taiwan.

Bukan hanya visa Schengen sebenarnya. Jika kalian punya visa Jepang, visa Amerika Serikat, visa United Kingdom (Inggris), visa Korea selatan, dan visa Australia, itu sudah cukup menjadi bekal untuk masuk Taiwan. Menariknya lagi, visa itu tidak mesti yang masih berlaku. Visa yang sudah kedaluwarsa pun masih bisa digunakan. Syaratnya, umur visa tidak lebih dari sepuluh tahun.

Dengan visa itu bisa mendaftarkan aplikasi Bebas Visa Taiwan dan nantinya akan mendapat Sertifikat Otorisasi Perjalanan ROC. Pendaftaran dilakukan secara online. Berdasarkan pengalaman saya, prosesnya sangat mudah dan cepat. Adapun persyaratannya saya sebutkan secara detail di bawah;

Paspor pemohon berlaku enam bulan terhitung sejak tanggal kedatangan di Taiwan.
Pemohon harus memiliki tiket pesawat atau tiket kapal perjalanan pulang pergi.
Pemohon tidak pernah dipekerjakan sebagai pekerja pabrik/buruh di Taiwan.
Pemohon harus memiliki salah satu dari Visa yang dikeluarkan oleh negara Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Jepang, Australia, Selandia Baru, Korea Selatan,dan negara-negara Schengen.
Kartu izin tinggal sementara atau kartu izin menetap yang masih berlaku
Visa masuk yang sah (visa elektronik diperbolehkan)
Kartu izin tinggal atau visa yang telah berakhir kurang dari 10 tahun sebelum tanggal kedatangan di Taiwan.
Untuk pemegang Visa Taiwan yang Telah BERAKHIR KURANG dari 10 tahun dan tidak pernah melanggar peraturan di taiwan ; pemegang visa dengan kode 「fl」 (Buruh), kode 「x」 (Dan lain-lain) atau Visa Residen Pekerja Pabrik / Buruh di Taiwan Tidak diperbolehkan mengajukan aplikasi visa online ( Sertifikat Otorisasi Perjalanan ROC).

Ketika melakukan pendaftaran sebaiknya siapkan semua dokumen untuk dicontek. Karena semua data-data harus dimasukkan. Termasuk nomor visa yang akan didaftarkan. Contohnya saya yang memiliki dua visa Schengen yang sudah tidak valid tapi berusia kurang dari sepuluh tahun.

Saya menggunakan nomor visa terbaru yang diterbitnya Kedutaan Spanyol September 2016. Kalau dokumen-dokumennya sudah siap, langsung saja buka link pendaftaran Bebas Visa Taiwan di  sini.

Setelah membuka link tersebut, akan muncul pilihan bahasa. Pastikan pilih bahasa Indonesia. Lalu next. Selanjutnya akan ditunjukkan prosedur dalam bentuk bagan. Dan disebutkan negara-negara mana saja yang bisa mendapatkan Sertifikat Otorisasi Perjalanan ROC. Ada catatan mengenai Sertifikat Otorisasi Perjalanan ROC.

Cermati baik-baik semua persyaratan dan catatan itu dengan baik. Kalau sudah paham, silakan lanjutkan para halaman berikut. Pada halaman inilah, kita diminta mengisi data-data pribadi, dokumen, nomor visa, tempat tinggal di Taiwan, dan nama kota/tempat yang akan dikunjungi di Taiwan.

Jika visa online Taiwan atau Sertifikat Otorisasi Perjalanan ROC sudah didapatkan, print dan dibawa saat ke Taiwan. Sertifikat Otorisasi Perjalanan ROC itu harus ditunjukan bersama paspor dan tiket kepulangan saat di imigrasi. Sebelum sampai di imigrasi sebaiknya isi juga kartu kedatangan yang tersedia di dekat antrean imigrasi.

Pengalaman saya, ketika di imigrasi lancar-lancar saja. Tidak ditanya macam-macam. Enaknya lagi, begitu melewati  imigrasi, bisa ketemu sesama orang Indonesia. Maklum di Taiwan banyak pekerja asal Indonesia. Jadi kalau tertarik traveling ke Taiwan, segera ajukan visa online!

(49)

16 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.