Menjajal Gokart di Marina Circuit Batam

Pertama kalinya saya membawa kendaraan roda empat di Marina Circuit Batam, akhir pekan lalu. Meski hanya gokart tetap saja membuat saya nervous. Apalagi banyak teman-teman yang menyaksikan.

Kesempatan menjajal sirkuit di Marina City ini datang setelah pengelola Marina Circuit Batam, Doz Kartikomas, mengajak Blogger Kepri. Tak mau menyia-nyiakan kesempatan, langsung saja saya sambar dan mendaftarkan diri.

Sejak masuk list, rasanya excited banget menunggu momen menjajal gokart pertama kalinya. Sampai-sampai membayangkan keseruannya. Tiba saatnya, saya makin excited. Dengan menunggang kuda besi, berangkatlah dari Batam Center ke Marina City. Tunggangannya kuda besi tapi kecepatannya standar saja. Maklum membawa beban yang agak berat.

Kalau ke Marina City bisa melalui dua rute. Pertama, melalui Mukakuning dan lurus saja melewati Simpang Basecamp. Ikuti jalan sampai menemukan Harris Resort. Rute kedua, melalui Tiban dan lurus mengikuti jalan sampai melewati Simpang Seiharapan. Belok ke Tanjungriau sampai menemukan simpang masuk Harris Resort. Marina Circuit Batam ini tak jauh dari simpang ini. Persis di samping Harris Resort.

Saat tiba di Marina Circuit Batam, sudah banyak teman-teman yang datang. Banyak juga bule dan wisatawan dari Singapura. Kami menunggu giliran sambil menyaksikan wisatawan yang main gokart. Suara raungan mesin gokart diselingi derit ban yang tergesek aspal memacu semangat. Tak sabar menunggu giliran.

Karena banyak, kami dibagi tiga kelompok. Saya mendaftar untuk race kedua. Alasannya ingin melihat teman-teman yang juga baru pertama kali main gokart. Sekalian menunggu terik cahaya matahari berkurang. Tarif main gokart di Marina Circuit Batam untuk weekday (Senin-Kamis) Rp 125 ribu selama 10 menit. Kalau weekend atau hari libur Rp 175 ribu juga selama 10 menit. What? Cuma sepuluh menit?

Sebelum main gokart, ada briefing untuk mengetaui aturan-aturan yang mesti diikuti. Harus mengenakan jaket dan helm. Ini disediakan. Sebaiknya pakai sepatu dan mengenakan celana panjang. Termasuk cewek. Kalau pakai rok, nanti takutnya roknya melambai-lambai dan mengumbar auratnya. Celana dan sepatu siapin sendiri ya! Masa disediain! Nanti kekecilan atau kebesaran.

Race pertama, ternyata beberapa teman-teman tampak sudah terlatih. Mereka memacu laju gokart. Tetapi banyakan yang memacu bak liliput. Pelan tapi pasti. Mungkin prinsipnya, pelan-pelan asal selamat. Kecepatan gokart ini terekam karena dilengkapi transponden. Seperti yang biasa kita lihat pada balapan, kecepatan dan best laptime tayang di monitor.

Jalur sirkuit ini panjangnya 960 meter. Tikungannya agak tajam. Jadi bagi yang baru pertama kali menjajal gokart mesti mengurangi kecepatan. Tapi jangan khawatir kalau baru pertama kali. Akan ada trial satu atau dua putaran untuk beradaptasi dengan gokart. Petugas juga akan memberikan tips-tips dan memantau selama main gokart.

Ketika giliran saya, nafsu balapan membuncah. Satu per satu gokart diisi teman-teman. Saya ambil posisi paling belakang. Mesin dinyalakan dan saya semakin excited. Lalu perlahan-lahan menekan pedal gas dengan kaki kanan. Kalau di sebelah kiri itu pedal rem. Jadi jangan ketukar. Nanti gokartnya gak jalan-jalan. Lol!

Begitu gokart meluncur, rasa nervous berkurang dan sedikit demi sedikit menikmati. Kecepatan pun saya tambah. Rasa-rasanya kok makin seru dan enak ya kalau laju. Meski begitu, ketika menemukan tikungan tajam, saya kurangi kecepatan. Lap pertama pun berhasil saya lewati dengan mulus. Eh ini sebenarnya masih trial.

Setelah trial itulah ‘balapan’ resmi dimulai. Ya seperti balapan pada umumnya, ada yang melepaskan bendera tanda start. Saya ikutan memacu gokart karena teman-teman di depan saya sudah melaju lumayan kencang, agak kencang, dan kencang. Tetapi baru beberapa ratus meter, saya tak bisa mengendalikan gokart di tikungan. Saya terlambat menikung. Gokart melaju lurus. Brakkk! Gokart menambrak ban pembatas sirkuit.

Saya tertawa lalu melambaikan tangan. Ingat pesan sebelumnya, kalau ada masalah di lintasan harus melambaikan tangan dan tidak boleh keluar dari gokart sampai ada petugas datang. Beberapa lama melambaikan tangan -bukan melambaikan tangan ke kamera ya- petugasnya datang. Saya keluar dari go kart lalu bareng-bareng mendorongnya masuk lintasan lagi.

Ada rasa kapok dan nervous. Tetapi saya memberanikan diri melanjutkan ‘balapan’. Perlahan-lahan saya pacu. Kali ini, tak berani lagi mengambil risiko. Tiap mendekati tikungan, pedal gas saya lepas dan kaki kiri siap menekan pedal rem. Anehnya, lajunya tak berkurang. Akhirnya keahlian tangan yang bermain setir.

Seru juga. Meski menikung tajam dengan kecepatan relatif tinggi, gokart tak terbalik. Palingan memutar balik arah. Mendekati garis start, saya masuk pit stop dan berhenti. Kalau masuk pit stop harus melambaikan tangan juga. Ini isyarat buat pebalap di belakang kita supaya tak menabrak.

Di belakang saya, menyusul beberapa teman yang lain masuk pit stop dan berhenti ‘balapan’. Sementara teman-teman lainnya terus melanjutkan balapan. Saya berhenti karena rasanya sudah gerah. Jadi jangan berpikir waktu 10 menit itu amat sangat sedikit. Saya membuka jaket dan helm. Lalu masuk ruang tunggu dan melihat monitor. Eh saya di posisi 5 dari enam pembalap. Tak apalah, yang penting saya senang!

Marina Circuit Batam ini dibuka setiap hari. Senin sampai Kamis dari pukul 13.00-21.00 WIB. Untuk hari Jumat sampai Minggu, dibuka dari pukul 10.00-22.00 WIB. Yuk jajal kemampuanmu!

(53)

16 Komentar

  1. Main gokart bikin penasaran juga bikin nagih ya.. Besok-besok mau coba gokart yang ada transpondernya ah. Kemaren aku naik yg gak ada transpondernya, jadi gak ketahuan berapa waktunya.. Perasaan aku udah nyetir laju sih.. (((perasaaaaan….)))

  2. Wkwkwkwk..tunggangan berat maksud nya yang dibonceng bang. But anyway, emang seru, seru banget malahan. Saya mau kesini lagi minggu depan kayaknya, bareng teh lina and teman satu kerja.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*