Mencicipi Nasi Uduk Jakarta Mpok Zubaedah

Suasana di Alamak Foodcourt.

Selama menetap di tanah Melayu ini, saya lebih sering mencicipi nasi lemak yang khas Melayu. Tetapi ternyata ada yang sejenis nasi lemak dari daerah lain seperti nasi uduk Jakarta. Meski mirip, namun rasanya berbeda. Itu saya ketahui setelah mencicipi Nasi Uduk Jakarta Mpok Zubaedah.

Tak perlu jauh-jauh ke Jakarta. Meski namanya Nasi Uduk Jakarta Mpok Zubaedah, warungnya ada di Batam. Tempatnya di Alamak Food Court Vanilla Hotel, Jalan Pembangunan, Penuin, Batam. Persis di bawah Vanilla Hotel yang bercat warna kuning terang. Kalau dari arah Nagoya letaknya sebelum Hotel 89.

Stall Nasi Uduk Jakarta Mpok Zubaedah

Oh iya, nasi uduk adalah sejenis makanan terbuat dari bahan dasar nasi putih yang diaron dan dikukus dengan santan dari kelapa yang diparut dan dibumbui dengan pala, kayu manis, jahe, daun serai dan merica. Pada umumnya, nasi uduk dihidangkan dengan emping goreng, tahu goreng, telur dadar atau telur goreng yang sudah diiris-iris, abon, tempe kering, ayam goreng, timun, bawang goreng, dan sambal kacang. Makanan ini biasanya dijual pagi hari untuk sarapan dan malam hari untuk makan malam.

Nah di Nasi Uduk Jakarta Mpok Zubaedah, bisa dinikmati kapan saja. Sebab mulai melayani sejak pukul 08.00 sampai pukul 22.00 waktu Batam. Nasi uduknya disajikan dalam bungkusan daun pisang seukuran kepalan tangan orang raksasa. Saya tak menyebutnya seukuran kepalan tangan orang dewasa karena Ucok Baba juga orang dewasa #maaf ya om!

Nasi uduk

Lauk pauk untuk menemani nasi uduk ini beragam. Jadi memilihnya tergantung selera. Ada ayam goreng, paru goreng, empal gepuk, tahu dan tempe goreng, sate ampela goreng, sate udang goreng, sate telur puyuh, urap, ati goreng, perkedel jagung, pete goreng, jengkol, telor asin, urap, lalapan, dan sambal.

Sewaktu kami diajak mencicipinya, pemilik Nasi Uduk Jakarta Mpok Zubaedah, Indira Utami, menyajikan beberapa lauk pauk. Di antaranya ayam goreng, tempe goreng, tahu goreng, ati goreng, empal gepuk, telur puyuh, udang, urap, dan lalapan. Lalapan di sini gratis lho! Selain lauk pauk, juga dua jenis sambal. Ada sambal kacang dan sambal pedas.

Nasi uduk dan lauk pauknya.

Rasanya gimana? Saya yang langsing kepincut aroma nasi uduknya sejak disajikan. Lalu hampir semua lauk-pauk yang disajikan saya ambil beberapa potong ke piring. Nasi uduknya dibungkus daun pisang lalu diberi topping bawang goreng di atasnya. Sementara lauknya mengelilingi nasi uduk.

Lalu rasanya gimana? Tunggu, sabar. Meski sudah ngiler, kami harus menahan nafsu. Maklum blogger. Foto-foto lebih utama dari pada makannya. Lah kalau udah dimakan gimana motretnya ya kan? Kerna belum makan siang, segera setelah memotret saya mencicipi hingga ludes habis. Rasanya? Enak banget. Rasa nasi uduk ini ternyata lebih ringan dari nasi lemak. Jadi gak bikin cepat eneg.

Ayam goreng

Sementara ayam gorengnya, empuk karena kata empunya, ayam direndam dengan air kelapa tua sebelum digoreng. Kemudian sambalnya, dua-duanya enak. Satu gurih dan legit, satunya lagi pedas menggugah. Semuanya terasa segar karena bahan-bahanya memang selalu segar.

Soal harga tak perlu takut. Satu porsi nasi uduknya cuma Rp 3.500. Total harga dengan lauk pauknya, tergantung deh berapa lauk yang diinginkan. Harga lauknya mulai Rp 3 ribu sampai Rp 18 ribu. Jadi semakin banyak lauk yang menemani nasi uduk ya semakin banyak bayarnya. Tapi ingat, sekali lagi, lalapannya gratis!

Lauk teman nasi uduk.

Tak hanya nasi uduk yang ada di Nasi Uduk Jakarta Mpok Zubaedah. Ada juga nasi jagung dan lontong soto. Tersedia paket nasi jagung dengan lauk urap dan telur puyuh. Hanya Rp 8 ribu. Sementara lontong soto Rp 16 ribu per porsi. Jadi kalau kangen nasi uduk atau nasi jagung, langsung aja ke stall Nasi Uduk Jakarta Mpok Zubaedah. Kalau malas, gampang banget, tinggal pesan lewat Good Food (Gojek). Uni Ana kalau ke Batam mesti cobain ini nasi uduk!

Nah ini dia pemiliknya.

(66)

16 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*