D’Merlion, Hotel Bintang Tiga di Batuaji

D'Merlion Hotel (foto;batamevent)

Batuaji memang masih kalah pamor dibanding Nagoya. Tetapi di kawasan padat penduduk itu sudah bermunculan hotel-hotel berbintang. Salah satunya D’Merlion Hotel yang berlokasi di segitiga kawasan industri Batuaji, Tanjunguncang, dan Sekupang.

Saya sudah empat kali bertandang ke hotel ini. Pertamakali saat diundang buka puasa bersama oleh manajemen D’Merlion Hotel. Kedua, kala launching D’Merlion Cafe. Ketiga, saat menginap satu malam. Ini diundang juga. Lalu terakhir saat Blogger Kepri menyelenggarakan workshop di sana baru-baru ini. Dalam kurun belum genap satu tahun saya sudah empat kali datang ke D’Merlion. Oh my gosh, ini sudah mengalahkan kunjungan ke hotel-hotel di kawasan Nagoya.

Resepsionis

Kunjungan empat kali itu bisa dikatakan sebagai bagian dari ‘mengintip’ fasilitas yang ada di D’Merlion Hotel. Berada di kawasan padat penduduk dan segitiga kawasan industri, D’Merlion Hotel tentunya ingin mengakomodasi semua kebutuhan tamunya. Hotel berbintang tiga ini -mungkin satu-satunya di Batuaji- cocok buat tamu yang menginginkan layanan dan kenyamanan tanpa perlu merogoh kantong lebih dalam.

Hotel ini terletak di Jalan Marina, Komplek Merlion Square. Blok A03 – B11, Batuaji. Dari luar, bangunan hotel tampak sederhana nan modern. Namun itu bukan berarti fasilitas dan layanannya sederhana. Seperti kata pepatah, don’t judge a book by its cover. Jadi sebelum masuk ke hotel, jangan langsung menghakimi ketika hanya melihat dari luar. Kala masuk, saya langsung disambut resepsionis yang persis di sisi kiri pintu masuk. Mereka ramah dan langsung menawarkan bantuan. Meja resepsionis bersisian dengan lobi yang tampak elegan.

Lobby Lounge

Di lobi tersedia sofa-sofa mungil dengan warna yang mencolok. Biru dan oranye. Sangat khas dan sepertinya menjadi trademark D’Merlion Hotel. Di dinding, lukisan sketsa menghiasi. Menambah manis ruang lobi. Juga tersedia televisi sehingga tamu tak bosan kala menunggu. Ruang lobi ini memisahkan ruang meeting, tempat fitnes, dan ruang yang berada di sebelah kanan. Sementara di sebelah kiri ada restauran dan cafe.

Lalu kamar-kamarnya di mana? Selurus dengan pintu masuk, ada tangga dan lift yang akan menuntun ke lantai dua. Di lantai dua itulah kamar-kamar berada. Untuk tamu berkebutuhan khusus, D’Merlion Hotel sangat memahaminya. Mulai dari tempat parkir sampai masuk kamar hotel tersedia fasilitas khusus.Jadi kalau tamu yang menggunakan kursi roda tak perlu repot.

D’Merlion hotel memiliki tiga jenis kamar, yaitu Standard Room, Superior Room, dan Deluxe Room. Standard room (twin or queen bed) 54 kamar. Masing-masing 22 queen bed room dan 32 twin room. Superior Room dengan king bed ada 39 kamar. Sementara Deluxe Room ada 15 kamar.

Kamar 248
Standard Room

Awal Januari lalu, saya menginap satu malam di salah satu Standard Room dengan twin bed. Saya bersama teman-teman blogger lainnya. Ada yang membawa keluarga. Teman lainnya berpartner karena tak membawa keluarga. Jadi mereka satu kamar. Lalu saya? Sendiri saja. Tapi malah dapat kamar twin bed. Ranjangnya berpasangan!

Yah sudahlah! Saya juga butuh me time jadi saya enjoy aja. Kamarnya berukuran 3,7m x 3,8 meter. Ada televisi dengan saluran-saluran televisi dunia. Persis di bawah tv ada meja kerja. Cocok buat tamu seperti saya yang kadang jalan-jalan sambil bekerja. Di sisi meja, ada bangku yang rapat pada dinding. Di bawahnya bisa menyimpan alas kaki. Di belakang pintu ada lemari pakaian. Tepat disampingnya kamar mandi yang bersih. Fasilitas kamar mandinya ada closet duduk yang terpisah dengan shower room dan wastafel yang dilengkapi cermin.

Meja kerja dan televisi melekat di dinding
Wastafel dan kamar mandi yang terpisah

Setelah meletakkan semua barang bawaan dan berganti pakaian, saya dan teman-teman menuju cafe untuk makan malam. D’Merlion Hotel memiliki F and B Facility, antaralain D’Merlion Restaurant, D ‘Merlion Lobby Lounge, dan D’Merlion Cafe. Cafe ini baru saja dibuka 9 September tahun lalu. Dari lobi, cafe ini bisa dijangkau dengan melewati restauran. Tetapi bisa juga dari luar (tempat parkir) langsung ke pintu utama cafe. Pengunjung yang tak menginap di hotel bisa masuk melalui pintu itu.

Tak banyak tamu saat kami masuk cafe. Sebab memang sudah agak jauh malam dan bukan akhir pekan. Hanya ada beberapa tamu dari Singapura. Cafe ini memiliki fasilitas meja biliar, dart, dan free wifi. Saat akhir pekan, ada hiburan live music. Sambil menunggu pesanan, kami mencoba beberapa fasilitas itu. Fasilitas dan dekorasi cafe membuat nyaman untuk duduk lama-lama. Lalu makanan pun datang dan kami menghabiskannya.

D’Merlion Cafe
Meja Biliar

Karena sudah larut malam, kami kembali ke kamar masing-masing. Tetapi begitu masuk kamar, rasa kantuk hilang. Saya bersantai di tempat tidur sembari menyaksikan film. Sesekali ‘ngobrol’ dengan teman-teman lewat grup WA sampai rasa kantuk datang lagi. Saya tidur tanpa ada gangguan. Akhirnya bangun telat keesokan harinya. Untung saja saya libur.

Pukul 10 saya turun ke restaurant dan menikmati sarapan sendiri. Sebab tamu lain sudah tak ada. Sementara teman-teman ternyata bangun lebih telat. Saat saya kembali ke kamar, mereka baru bangun tidur. Rupanya semalam mereka berghibah hingga subuh. Pantas saja! Mereka lalu pergi sarapan dan saya kembali menikmati kebersamaan dengan televisi di kamar.

D’Merlion Restaurant

Oh ya, D’Merlion juga punya fasilitas lainnya yang bisa digunakan tamu ataupun pengunjung. Bagi yang suka kebugaran ada D’Merlion Gym. Buat yang suka merawat tubuh bisa mencoba De Ratu Spa and Beauty. Jadi menginap di D’Merlion benar-benar mengakomodir kebutuhan tamu.

 

EMAIL: reservation@Dmerlionhotel.com
sales1@dmerlionhotel.com
sales2@dmerlionhotel.com
PHONE:+62 778 7412888
FAX:+62 778 7412999
WA:0811-7822-888

(63)

23 Komentar

  1. memang dari luar hotelnya biasa aja ya..namun setelah menginap dan merasakan beberapa fasilitas ternyata d merlion tak kalah sama hotel2 bagus lainnya.. dan aku benar2 jatuh cinta pada steamboatnya

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*