Menggoyang Lidah dengan Seafood di Golden Prawn

Batam adalah salah satu surga seafood. Tak heran, warga Singapura suka bertandang ke pulau berbentuk kalajengking ini pada akhir pekan atau hari libur. Nah bicara soal seafood, tak sah rasanya kalau datang ke Batam tidak menyantap gonggong. Jenis keong laut yang hanya terdapat di perairan Kepri. Makanan laut itu kini menjadi makanan khas Kepri.

Untuk menikmati gonggong dan seafood lainnya, datanglah ke Restoran Golden Prawn. Restoran seafood yang paling populer di Batam dan sangat direkomendasikan. Restoran ini juga direkomendasikan TripAdvisor. Restoran yang terletak Bengkong Laut ini sudah lama berdiri dan menjadi salah satu restoran tertua. Suasananya sangat touristic dengan bentuk restoran yang berada di atas air dengan atap daun rumbia. Resto Golden Prawn ini mampu menampung 3.000 pengunjung sekaligus.

Saat memasuki restoran, di salah satu pintunya, pengunjung Golden Prawn akan melewati kolam-kolam kecil yang berisi ikan, kerang dan udang yang masih hidup dan segar. Pengunjung bebas untuk memilih ikan yang mereka sukai. Karena dijual masih hidup, rasanya sudah pasti lebih segar dan nikmat jika diolah. Pembeda Golden Prawn dengan restoran lain sejenis berkat satu aturan yang sangat ketat. Seluruh makanan laut dimasak dalam keadaan hidup dan bersih.

Restoran yang berdiri di atas kolam.
Restoran yang berdiri di atas kolam.

Sesuai dengan namanya, restoran ini menyajikan bermacam-macam seafood. Kalau disuruh menyebutkan menu andalan, para karyawan Golden Prawn bingung menyarankan. Semua menu adalah andalan. Jumlahnya pun sebenarnya banyak. Di antaranya gonggong, udang cabe kering, udang kipas goreng mentega sotong saus nanas, ikan goreng saos Thailand, dan kepiting masak saus.

Tapi ada juga yang menyebut menu yang menjadi andalan Golden Prawn adalah masakan kerapu steam. Keunggulan menu ini adalah karena rasanya yang gurih dan segar yang dimasak dengan cara di steam dengan menggunakan bawang putih, jahe dan saos serta ditaburi dengan bumbu-bumbu khas racikan keluarga.

Jangan lupa memilih gonggong rebus. Keong gurih ini hidup di dasar laut yang dangkal dan berpasir. Para nelayan mengumpulkannya dengan mudah ketika air laut dengan surut.
Gonggong bercangkang keras dan berbentuk panjang. Kandungan protein yang sangat tinggi menjadikan makanan ini sangat istimewa. Untuk bisa menikmati seafood ini, cukup dengan menarik ekor tubuhnya yang lunak. Gonggong dinikmati dengan saus cabe yang membuat ketagihan. Rasa kenyal dan gurih gonggong kontras dengan sambal cabe yang relatif pedas.

Turis dari Vietnam menyaksikan tarian usai makan siang di Golden Prawn.
Turis dari Vietnam menyaksikan tarian usai makan siang di Golden Prawn.

Turis memadati restoran ini pada akhir pekan untuk menikmati seafood. Buka dari pagi hingga tengah malam. Golden Prawn mulai terkenal sejak sebelum hadir di kawasan Bengkong Laut. Resto tematik ini berawal dari sebuah warung kecil dekat Pelabuhan Telaga Punggur, Batam. Kemudian pindah ke Bengkong Laut. Ketika restoran ini buka tahun 1993, tamu sepi karena tempatnya yang terpencil. Tetapi tak berlangsung lama dan pelanggan kembali memenuhi tempat duduk Golden Prawn. Rasa dan kesegaran masakannya membuat pengunjung ramai yang datang.

Jalan Menuju Golden Prawn

Untuk menuju Restoran Golden Prawn, dari Nagoya beloklah ke arah Batuampar, kemudian menuju Bengkong Laut. Perjalanan bisa ditempuh 15-20 menit. Kalau dari Batam Centre, titik tolaknya dari Orchard Park Batam yang berada Jalan Engku Putri Batam Centre. Perjalanan ke Bengkong Laut bisa ditempuh 30 menit. Tetapi ada jalan alternatif yang bisa memangkas waktu tempuh hingga 15 menit.

Restoran ini juga dilengkapi tempat memancing. Sejak beberapa tahun terakhir pengelola juga menambah berbagai fasilitas, sepert arena bermain anak, aneka water sport, miniatur 27 rumah adat se-Indonesia, serta aneka permainan lainnya. Tahun 2010 Restoran Golden Prawn mendapatkan penghargaan Indonesia Tourism Award kategori Restoran Masakan Laut Terfavorit.

Turis menyaksikan atraksi yang disajikan usai makan siang. Atraksinya makan api lho!
Turis menyaksikan atraksi yang disajikan usai makan siang. Atraksinya makan api lho!

Kalau tak sempat ke Restoran Golden Prawn, banyak tempat pilihan untuk menikmati gonggong atau seafood lainnya. Di Nagoya yang merupakan pusat bisnis dan hiburan sangat mudah menemukan restoran dan warung tenda yang menyediakan seafood. Tempatnya di dekat simpang Bank Lippo Nagoya. Warung tenda ini hanya buka sore hari hingga tengah malam. Berderet warung tenda di sini dan semuanya menawarkan seafood. Pengunjung tak pernah sepi. Soal rasa, tak kalah dengan yang ditawarkan di restoran tetapi dengan harga yang lebih terjangkau.

Tempat lainnya adalah salah satu tempat wisata kuliner malam yang sangat terkenal di Batam, Windsor Food Court. Tempat ini terbilang sangat ramai. Hari biasa saja ramai apalagi kalau pas akhir pekan. Dilihat dari segi penampilan tempat ini memang sangat menarik. Seperti food court atau pujasera pada umumnya, tempat ini berkonsep open air. Masakan bercitarasa Chinese atau peranakan mendominasi menu makanan di tempat ini. Tetapi tersedia seafood. Menu gonggong biasanya disajikan bersama jenis masakan seafood lainnya, misalnya sop kepala kakap, steam kerapu, kepiting, dan udang. ***

(217)

2 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.